A

Sekilas Tentang
Animé String Orchestra

Atas dasar kepedulian terhadap pendidikan musik yang berkualitas, pada tahun 2001 Haryo Yose Soejoto membentuk sebuah kelompok studi mahasiswa spesialisasi alat gesek Jurusan Musik Universitas Pasundan yang dibentuk pada tahun 2001. Tujuan utamanya adalah menumbuhkan pemahaman lebih jauh dalam hal bermain musik bersama. Namun seiring dengan berjalannya waktu para peserta kelompok studi ini datang dan pergi silih berganti sampai akhirnya nyaris berhenti karena hanya 3 orang anggota yang tersisa, seorang pemain violin, seorang pemain viola, dan seorang pemain cello. Akhirnya membentuk kelompok string quartet yang ternyata bertahan cukup lama. String quartet inilah yang menjadi cikal bakal kelompok string ensemble yang kemudian akan dikenal dengan Animé String Orchestra.

Nama Animé sendiri diambil dari istilah musik dalam Bahasa Perancis yang artinya hidup, berjiwa, atau bernyawa. Nama tersebut diambil atas dasar semangat yang diusung ketika pertama kali dibentuk yaitu menghidupkan ‘nyawa’ dalam pencapaian disiplin bermusik. Upaya yang dilakukan untuk mewujudkannya adalah dengan mengadakan latihan rutin dan tidak menggunakan sistem amplifikasi audio dalam bentuk apapun di setiap performance-nya sebagai bentuk apresiasi terhadap alat musik yang dimainkan yaitu instrumen akustik. Seiring dengan berjalannya waktu, jumlah pemain Animé String Ensemble terus bertambah dan akhirnya Animé String Ensemble berganti nama menjadi Animé String Orchestra.

Sekumpulan anak muda pemain alat gesek di Kota Bandung.